Pengunjung ke:

myspace hit counter

Translate

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Sharing yuck . . .

Share |

Selasa, 30 Juni 2009

bass

GITAR BASS

Gitar bass MartinEB18

Gitar bass listrik (biasa disebut Bass listrik atau bass saja) adalah alat musik senar yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik tapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar (gitar listrik memiliki enam senar).

tambahan:
bobot dari bass sendiri idealnya lebih berat daripada gitar electric biasa, hal ini dikarenakan senarnya yang lebih tebal (untuk menjaga kerendahan nada/bunyi) sehingga menyebabkan harus memilih kayu yang lebih padat dan keras untuk menyeimbangi takanan pada "neck" (leher gitar.

selain itu ukuran fret (kolom pada gitar) yang lebih besar yang disesuaikan dengan ketebalan senar.

ada banyak jenis bass yang dipakai sampai dengan saat ini. Yang paling banyak dipakai berupa contra bass dan ciello bass (yang biasa digunakan untuk pertunjukan opera), electric bass (biasa digunakan untuk semua jenis pertunjukan terutama band) serta "fretless" bass yang sama dengan electric bass tapi tidak ada fret(kolom/pembatas pada papan tekan/neck) pada bass tersebut. Prinsip kerja fretless bass mirip dengan contra/ciello bass hanya saja berbentuk gitar electric.

Senar dan tuning

  • Empat senar
Biasanya di-tune "G-D-A-E", "G-D-A-D", "G-D-G-D", "D-A-E-B", "F-C-G-D" atau "F-C-G-C"
  • Lima senar
Biasanya di-tune "G-D-A-E-B" tapi terkadang "C-G-D-A-E".
  • Enam senar
Biasanya di-tune "C-G-D-A-E-B" atau "B-G-D-A-E-B", walaupun "E-B-G-D-A-E" juga suka dipakai.

Tuning di atas diurutkan berdasarkan nomor senar (senar 1, senar 2, dan seterusnya), dimana senar 1 adalah senar terbawah dari gitar bass (senar yang paling tipis).

Pemain bass memilih menggunakan bass dengan lima senar ataupun enam senar dikarenakan lebih luasnya range nada yang bisa dimainkannya. Bass bersenar enam jarang dipakai daripada bass bersenar empat dan bass bersenar lima. Biasanya bass bersenar enam ini banyak dipakai oleh pemain bass beraliran jazz, walaupun tidak dipungkiri pemain beraliran rock-pun ada juga yang memakainya, dikarenakan lebih luasnya range nada yang bisa dimainkannya.


TIPS MEMILIH BASS

Klo kamu adalah orang yang baru belajar maen bass dan pengen beli bass baru, aku ada beberapa tips
dalam memilih bass. Bagi kalian yang memiliki budget tinggi mungkin tidak masalah untuk membeli model bass
yang kalian suka. Tapi bagi yang budgetnya minim, kalian butuh pengetahuan untuk bisa dapat bass yang baik
tapi murah. Nah ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bass.

Neck
Bagian ini perlu diperhatikan, yang pertama adalah apakah ada truss rodnya, apakah masih lurus atau malah udah dikit bengkok. Biasanya klo bahannya terbuat dari kayu
ada truss rodnya, beda dengan yang terbuat selain dari kayu tidak memiliki truss rod. Truss rod berfungsi untuk meluruskan neck yang mulai bengkok. Biasanya truss rood
letaknya di kepala neck deket nut atau dibawah deket pick up. Klo misal bass yang udah dikit bengkok necknya mendingan jangan dibeli.

Wood
Ada beberapa kayu tertentu yang mempengaruhi bagus tidaknya sound sebuah bass, sebuah bass dari kayu tertentu akan punya sound lebih bagus daripada kayu lainnya atau malah bahan yang non kayu.
Badan bass umunya dibuat dari kayu mahoni, walnut, maple dsb. Neck pun juga begitu, ada yang terbuat dari kayu maple, rosewood maupun wenge. Kayu wenge adalah tipikal kayu yang paling keras
dan tahan terhadap perubahan cuaca seperti di Indonesia.

Tune machine
Bagian kepala bass, tempat senar dipasang ini. Ada beberapa merek bagus sepeti Gotoh dan biasanya digunakan pada bass yang high end.
Tune machine yang bagus tidak boleh terlalu keras atau juga sebaliknya.

Electronics
Dalam sebuah bass bisa dibagi atas 2 :

1. Pick up (neck & bridge pick up);
Pick up yang bagus tentunya tidak menghasilkan desis terlalu banyak. Pick up banyak
pilihannya mulai dari Seymour Duncan yang soft, EMG, Di Marzio (agak sedikit macamnya
untuk bass), Bartolini.

2. Tone control / control cavity (volume, treble, bass, dsb).
Bagian kedua adalah tone control. Di bawah tone control banyak terdapat komponen
elektronik. Tapi yang terpenting adalah back cover atau penutup control cavity ini harus
dilapisi baik oleh cat khusus ataupun sejenis alumunium foil.
Ini gunanya untuk meminimize 60Hz.

Bridge
Ada banyak tipe bridge, dan mungkin ada baiknya loe memilih yang mudah pada saat melakukan ganti senar. Artinya, senar tidak perlu dimasukan ke lubang dari bawah. Contohnya Alembic maupun Ibanez SDGR menggunakan bridge yang memudahkan
tanpa harus memasukkan ujung senar dari bawah. Ini sangat membantu kalo mau ganti senar.

Overall weight
Berat keseluruhan juga harus perhitungkan. Kalo dipake untuk recording, mungkin berat tidak terlalu menjadi masalah, tapi jika mau beli bass untuk perform on stage, sebaiknya pilih yang tidak terlalu berat.
Untuk bass dengan sambungan antara neck dengan body menggunakan baut biasanya lebih ringan daripada yang tanpa baut. Contohnya Alembic antara neck dengan body tidak menggunakan baut. Jadi hanya di lem tentunya ini menambah berat keseluruhan.

Nah untuk lebih jelasnya,mungkin kalian harus tanya pada orang yang lebih profesional dibidang ini supaya nantinya tidak tertipu saat mau beli bass.

Tapping Pada Bass

Tapping pada bass bisa menambah keindahan gaya permainan bass kita. Pada dasarnya tapping itu hampir sama dengan membentuk chord, jadi kita mesti tahu chord apa yang akan dimainkan.

main tapping itu hampir sama dengan membentuk chord, jadi kita mesti tahu chord seperti apa yang mau dimainkan.

Misalnya tapping C major, kita harus mencari not pembentuk C mayor: C-E-G
atau bisa juga di inversi (urutannya dibolak-balik) seperti pada piano

E-G-C
E-C-G
G-C-E
G-E-C
C-G-E

atau mau dibuat lebih keren, buat C major sus 2, C-D-G

bisa diinversi:
C-G-D
D-C-G
D-G-C
G-C-D
G-D-C

not-nya juga tidak harus tiga, bisa 4, 5, 6...dst...sesuai kemampuan jari.

TONEBONE BASSBONE


Tonebone Bassbone adalah efek yang istilah gaulnya "gue banget.." dan bisa jadi elu banget juga, karena saya tahu para basist sekarang ini mainnya sudah makin modern dan berkembang sehingga tuntutan dan kebutuhan akan sound dan gear pun semakin banyak. Kehadiran efek yg didesain oleh Radial Engineering berteknologi Canada ini bisa menjadi salah satu opsi jawaban atas kebutuhan dari sebuah efek pengontrol dalam bermain bass.

1. INPUT
Sekarang ini banyak sekali basist yang bermain tidak hanya dengan satu bass tapi dua atau bahkan lebih banyak lagi dengan pertimbangan mulai dari yang hanya sekedar gaya sampai yang memang mencari details karakter sound bass yang berbeda-beda. Menjawab tuntunan tersebut Bassbone memberikan DUA INPUT yang dapat digunakan untuk semua jenis bass, baik aktif maupun pasif atau fretted maupun fretless.
Setiap input memiliki Level Volume dan fungsi Equalizer tersendiri. Pada INPUT 1 Bassbone memberikan EQ yang sudah tersetting dengan pilihan Flat / Shape 1 (berkarakter Low Mid) / Shape 2 (berkarakter Low High) yang bisa dipilih dengan cara merubah switchnya. Pada INPUT 2 Bassbone memberikan kebebasan pada kita untuk menyetting sendiri EQ yang diinginkan dengan cara merubah tone control yang sudah tersedia untuk Low, Mid, dan High.
Yang mengejutkan ternyata pada Input 1, EQ manual yang tersedia untuk Input 2 juga dapat difungsikan dengan cara hanya merubah channel Input 1 ke Input 2 (push the switch) saja tanpa harus mencabut kabel sehingga otomatis pada Input 1 seolah terdapat 4 preset efek yaitu:
- EQ 1
- EQ 1 + Boost
- EQ 2
- EQ 2 + Boost

2. OUTPUT
Banyak basist yang sangat menjaga kualitas soundnya. Mereka berharap karakter sound di recording bisa mirip dengan pada saat live, atau karakter sound saat mereka live bisa dikontrol tanpa tergantung pada soundman. Bassbone mencoba mengabulkan harapan-harapan tersebut dengan memberikan 3 macam output, yaitu:
A. NORMAL OUTPUT
Output ini ditujukan untuk ke pre-amp atau amplifier pada saat live atau pun recording.
B. XLR OUTPUT
Output ini berfungsi seperti sebuah Dirrect Box atau penghasil sinyal balanced sehingga outputnya dapat di-send langsung ke mixer. Fungsi yang sangat berguna untuk recording atau pada saat live tanpa soundman maka EQ dan Level Volume masih dapat dikontrol dengan tangan sendiri langsung dari efek.
C. TUNER OUTPUT
Output ini menghasilkan sinyal yang sangat presisi untuk melakukan tunning bass baik 4, 5, atau pun 6 senar.

3. LOOP CHANNEL
Sound bass yang beragam menuntut para basist menggunakan beragam bass dan macam-macam efek. Misalnya karena songlist setelah maen lagu Daddy Brother-nya Mr. Big dilanjut dengan MI2-nya Korn maka terpaksa ganti bass dari 4 senar ke 5 atau 6 senar. Tapi Over Drivenya gemana? Masa harus cabut2 kabel dulu sih? Atau masa harus beli 2 OD sih? ‘Ga perlu bro, mendingan beli aja Bassbone karena dia memberikan Loop Channel. Tanpa harus mencabut kabel pasang efek yang sama Bassbone dapat dirangkai dengan looping efek apa pun melalui Loop Channel-nya sehingga bisa digunakan untuk kedua inputnya.

http://www.tonebone.com/images/bassbone-3d-setup-labeled.jpg

4. BOOST
Basist show off dengan melakukan solo bukan hal yang aneh lagi sekarang ini, bahkan album yang berisi solo bass semakin banyak beredar di toko-toko musik. Kesempatan mengembangkan skill bass memang sangat terbuka saat ini, begitu juga dengan Bassbone. Efek bernuansa warna hitam ini memberikan kesempatan basis untuk show off pada saatnya solo dengan menyediakan BOOST untuk mengangkat volume agar pada waktu solo suara bassnya menjadi lebih dominan. Boost ini bukan drive dan sifatnya lebih mengangkat EQ bukan Gain sekaligus seolah memperlebar headroom, sehingga apabila Boost dinaikkan maka suara yang terdengar tidak akan terdistorsi karena memang tidak membuat sinyal terclipping.

5. KARAKTERISTIK SOUND
"Tone lu ngeblur banget sih?.." sering banget pertanyaan itu muncul dan susah untuk dijawab. Sekarang para basist ‘ga perlu bingung lagi karena memang pertanyaan begitu ‘ga akan muncul jika Bassbone ada di antara gear. Ya, memang Bassbone membuat tone semakin clear, semua frekuensi dapat dipisahkan dengan jelas dan sangat powerfull (Low-nya nendang banget).
Selain itu efek seharga 110 kali Big Mac ini punya headroom yang cukup lebar. Dengan adaptor yang bertegangan 15 volt, Bassbone lebih terasa powerfull dibandingkan dengan efek lain bertegangan 9 volt. Hal tersebut membuat gain yang tinggi dengan tone yang clear masih dapat diperoleh tanpa harus takut terjadi clipping sinyal. Headroom yang lebar ini juga memberikan kesempatan kepada efek jenis overdrive untuk bekerja optimal sehingga distorsi yang keluar adalah murni dari efek OD yang digunakan tanpa ada tambahan dari sinyal yang terclipping dari Bassbone.

6. MY WISH (Everything have Positive & Negative Side even Anakin)
A. Bassbone lebih cenderung berfungsi sebagai sebuah efek bukan pre-amp, atau lebih tepat apabila digunakan untuk mendrive sebuah pre-amp. Tidak menutup kemungkinan jika output Bassbone langsung masuk ke Return amplifier (hanya menggunakan power amp) namun ada konsekuensi kekurangan gain. Seandainya Bassbone memiliki gain yang lebih besar lagi..

B. Fungsi EQ pada Input 2 yang bisa diakses pada Input 1 berisiko terjadi "keributan" apabila pada saat switcing bass dari bass 2 ke bass 1 player lupa mematikan volume bass 2. Seandainya Bassbone punya satu switch lagi khusus untuk swichting EQ sendiri..

C. Loop channel berbentuk jack stereo yang mengharuskan penggunaan kabel kombinasi stereo dan mono yang harus disediakan khusus untuk itu sehingga berpotensi menimbulkan biaya baru lagi bagi player. Seandainya Loop Channel Bassbone berbentuk dua jack mono.

Triad

Anda dapat memainkan interval tidak hanya satu interval, tapi anda dapat mengkombinasikan dengan interval yang lain. Gabungkan antara satu Third interval dengan Third interval yang lain, Ini akan menghasilkan triad. Triad adalah bentuk chord dasar yang paling sederhana.


1. Gabungkan Major 3rd dengan Minor 3rd diatasnya akan menghasilkan Major Triad. Contoh pada bar 1
Sehingga konstruksi yang membentuk chord C major adalah
C-E-G
Interval C ke E :Major 3rd
Interval E ke G:Minor 3rd

2. Gabungkan Minor 3rd dengan Major 3rd diatasnya akan menghasilkan Minor Triad. Contoh pada bar 2
Sehingga konstruksi yang membentuk chord C Minor adalah
C-Eb-G
Interval C ke Eb: Minor 3rd
Interval Eb ke C:Major 3rd

3. Gabungkan dua Minor 3rd diatasnya akan menghasilkan Diminished Triad. Contoh pada bar 3
Sehingga konstruksi yang membentuk chord C dim adalah
C-Eb-Gb
IntervalC ke Eb :Minor 3rd
Interval Eb ke Gb:Minor 3rd

4. Gabungkan dua Major 3rd akan menghasilkan Augmented Triad. Contoh pada bar 4
Sehigga konstruksi yang membentuk chord C aug adalah
C-E-G#
Interval C ke E : Major 3rd
Interval E ke G#: Major 3rd

Cobalah mainkan masing-masing chord tersebut. Ini akan menghasilkan efek emosional yang berbeda. Contohnya saat memainkan chord Major anda akan merasa bahagia, kuat, senang. Saat memainkan chord minor anda akan merasa sedih, tragis, bawaannya melamun, ingat akan kisah cinta anda yang tidak kesampaian (apa sih… hehe). Saat mendengarkan chord Diminished anda akan merasa gelisah. Saat mendengarkan chord Augmented anda akan merasa suasana yang memberi kesan sepi.


Dalam permainan slap kita tidak boleh sembarang untuk memainkannya. Tidak sembarang pukul dan sembarang tarik, melainkan ada yang harus diperhatikan diantaranya, mekanisme dan scale dalam permainan slap itu sendiri. Beriku saya ingin berbagi tentang mekanisme dan scale itu sendiri.

Mekanisme Slap:

1. Menggunakan kekuatan pergelangan tangan

biasanya mekanisme ini digunakan untuk slap2 yang butuh kecepatan tinggi ataupun teknik yang sulit seperti down up pluck,double pluck,dll sehingga tidak perlu menggunakan motion dan power tangan yang berlebih

2. Menggunakan kekuatan lengan tangan

kalo mekanisme ini untuk slap yang cenderung lebih perkusif seperti slap2 marcus miller ( pattern2 drum) sehingga mempunyai hentakan yang lebih terasa dan lebih bertenaga. Kalau Flea gabungan keduanya, kalau dia butuh slap bertenaga dia pake tenaga dari lengan, kalau mau yang lebih speed dia pake tenaga dari pergelangan tangannya..

Slap Scale:

latihan slap berikut ini bisa di jadikan pilihan apabila teman2 bassist semua ingin bermain nada2 yang biasa dimainkan dengan finger menjadi lebih variatif dengan slap..

contoh : C major scale

nada senar teknik
---------------------------------------
C A DOWN
D A UP
E D PLUCK
F D DOWN
G D UP
A G PLUCK
B G DOWN
C G UP

contoh 2 : C minor scale ( Aeolian )

nada senar teknik
-------------------------------------
C A DOWN
D A UP
Eb A PLUCK
F D DOWN
G D UP
Ab D PLUCK
Bb G DOWN
C G UP

nah, kedua latian ini bisa dijadikan basic untuk memainkan slap singing nantinya apabila masing2 jari telah memiliki tingkat independen seperti saat kita bermain finger.






0 komentar:

Posting Komentar

 

Community

Internet Sehat
Music Blogs - Blog Rankings
Watch favourite links
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
blog yang membahas tentang segala aspek di dunia musik !!!
Sonic Run: Internet Search Engine
Submit Free to ExactSeek
Amfibi Web Search & Directory

Dibuang Sayang..

Tips for New bloggers
Powered by Mysiterank
Counter Powered by  Freshcounter.com
powered by Freshcounter.com
Music Blogs
Music Blogs - Blog Rankings
Search Engine Optimization and SEO Tools
Music

wibiya widget


Masukkan Code ini K1-43DA4Y-F
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Counter

free counters
My Galery :