Pengunjung ke:

myspace hit counter

Translate

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Sharing yuck . . .

Share |

Minggu, 19 Juli 2009

Biografi Led Zeppelin


Led Zeppelin adalah band heavy metal yang paling populer dan berpengaruh sepanjang masa. Mereka mengadopsi blues rock dengan gaya yang lebih revolusionir, dengan keahlian dan inovasi studio Jimmy Page yang menghasilkan album-album populer dan berpengaruh. Lebih dari dua abad setelah band bubar pada tahun 1980, musik Led Zeppelin tetap diminati dan sering diputar di radio rock. Pengaruh mereka tidak hanya ke band-band heavy metal tapi juga modern rock. “Stairway to Heaven” dikenal sebagai lagu classic rock yang paling sering diudara di seluruh dunia. Sampai saat ini, Led Zeppelin telah menjual 300 juta album secara global dan 100 juta diantaranya di pasar AS. Menurut Recording Industry Association of America, penjualan album Led Zeppelin berada pada kedudukan ketiga setelah The Beatles dan Elvis Presley.

Jimmy Page dan Robert Plant adalah penggila blues. Dua lagu awal karir mereka, “Whole Lotta Love” dan “You Shook Me”, terdengar mirip dengan lagu penyanyi blues Willie Dixon. Band dituntut ke meja hijau atas pembuatan lagu tersebut tanpa pemberian kredit ke Dixon. Setelah sekian tahun, akhirnya penyelesaian tercapai dan pengalokasian kredit dan pembayaran pun ditujukan ke pihak Willie Dixon.

Jimmy Page mengatakan dalam satu wawancara, “Saya selalu berpikir kalau The Stones mencoba menjadi anak Chuck Berry, Led Zeppelin mencoba menjadi anak Howlin’ Wolf”. Selain blues, Led Zeppelin juga mencintai rock & roll Amerika gaya Fats Domino dan Little Richards dan sewaktu live, mereka sering membawakan lagu-lagu rockabilly Elvis Presley, Eddie Cochran dan sebagainya. John Paul Jones dan John Bonham merupakan penggemar berat funk. Diatas pentas, tim rhythm section ini suka memperpanjang dan mengimprovisasi lagu-lagu funk dan soul dari Motown yang mengakibatkan pertunjukan berjalan sampai 3 jam lebih.

Led Zeppelin dibentuk tahun 1968 oleh gitaris Jimmy Page dengan nama The New Yardbirds, yang bertujuan memenuhi komitmen beberapa pertunjukan yang sudah dipesan sebelum The Yardbirds bubar. The New Yardbirds terdiri dari gitaris Jimmy Page, vokalis Robert Plant, drummer John Bonham dan ex bassist Yardbird Chris Dreja. Tidak lama kemudian, Dreja meninggalkan band untuk menjadi seorang fotografer (dia yang memotret foto di back-cover album debut Led Zeppelin) dan posisinya diganti teman lama Page, John Paul Jones. Vokalis yang pertama dipilih Page sebenarnya Terry Reid, namun Reid menolak kesempatan ini dan merekomendasikan Robert Plant. Plant menerima tawaran dengan mengajak teman lamanya John Bonham dari Band of Joy.

Setelah beberapa show dengan lineup ini, nama band dirubah menjadi Led Zeppelin. Nama didapati dari gurauan drummer The Who Keith Moon yang berkomentar band ini akan jatuh secepat sebuah “lead balloon”. Grup menyukai nama tersebut dan merubah “lead” menjadi “led” untuk menghindari ejaan “leed”.

Setelah tur pertama, album pertama dirilis 12 Januari 1969. Gabungan blues dan rock dengan distorsi amplifikasi menjadikan album ini salah satu album terpenting dalam evolusi heavy metal. Meskipun beberapa lagu merupakan cover dari lagu blues standar, “Communication Breakdown” terdapat sound yang unik dan heavy. Album ini juga berisi permainan gitar akustik jernih Page dalam “Black Mountain Side” dan kombinasi akustik/elektrik dalam “Babe I’m Gonna Leave You”. Kesuksesan album pertama mendorong langsung perjalanan karir Led Zeppelin, terutama di Amerika yang sering mereka tur.

Album kedua, Led Zeppelin II, dirilis setahun kemudian dengan gaya yang sama. Album dimulai dengan riff dahsyat "Whole Lotta Love” yang didorong oleh rhythm section drum John Bonham dan bass John Paul Jones yang membentukkan sound Led Zeppelin saat itu. Album kedua lebih sukses dari album pertama dan menempati posisi no. 1 baik dalam chart Inggris dan AS. Led Zeppelin II ini berisi lagu-lagu berbasis riff-riff asli Led Zeppelin yang tetap berlandaskan blues elektrik. “Heartbreaker” menampilkan solo gitar hebat yang menjadikan Page sebagai salah satu pahlawan gitar pada era itu. “Moby Dick” adalah solo drum track yang sering diperpanjang dari tujuh hingga puluhan menit sewaktu live, dengan Bonham menabuhkan drumnya sampai ke level yang belum pernah dicapai drummer sebelumnya, dan kecepatan dan kesempurnaan tabuhan drumnya menjadi atraksi besar dalam konser Led Zeppelin. Dalam hal produksi, Led Zeppelin II diproses lebih matang dari Led Zeppelin I berkat keahlian Jimmy Page dalam hal tehnis studio dan overdub.

Untuk mendapatkan inspirasi Led Zeppelin III, band mengasingkan diri ke Bron-Yr-Aur, sebuah rumah pinggiran di Wales. Lingkungan damai disana menginspirasikan sound akustik yang bernuansa musik Celtic dan folk Inggris, yang memperlihatkan sisi lain keahlian Page. Walaupun tidak disetujui band, Atlantic Records merilis “Immigrant Song” dari Led Zeppelin III sebagai single (sebelumnya Atlantic juga rilis “Whole Lotta Love” dalam versi pendek untuk dijadikan single). Meskipun keinginan band dan manager Peter Grant bahwa seluruh materi Led Zeppelin tidak dijadikan single dan harus didengar secara utuh, sembilan single tetap dicetak label. Band juga menolak penampilan TV supaya kualitas sound dapat terkontrol. Led Zeppelin harus dinyaksikan langsung di konser.

Keragaman musik Led Zeppelin terdapat dalam album keempat yang dikenal tanpa titel dan sering disebut sebagai Led Zeppelin IV, Zoso, Runes atau Four Symbols. Tidak hanya tanpa titel, nama band juga tidak tertulis dalam sampul. Album berisi lagu hard rock “Black Dog”, lagu rockabilly “Rock and Roll”, lagu mistik folk gaya Tolkien “The Battle of Evermore” dan lagu gabungan hard rock-folk “Stairway to Heaven". "Stairway to Heaven" tidak pernah dirilis sebagai single namun menjadi hit besar dalam format radio AOR (Album-Oriented Rock). Led Zeppelin IV diakhiri dengan salah satu lagu blues terbaik mereka, “When the Levee Break”, sebuah cover atas lagu penyanyi blues Amerika Memphis Minnie.

Album studio berikutnya, Houses of the Holy (1973), menampilkan eksperimen baru dengan lagu panjang yang menggunakan synthesizer dan Mellotron. Dengan “The Song Remains the Same”, “No Quarter” dan “D’yer Mak’er” (dibaca “Jamaica”), Led Zeppelin mendefinisi ulang musik rock lagi. Album ini sering dianggap sebagai album paling romantis dalam hard rock/heavy metal karena penuh dengan lagu-lagu lembut dan melodius. Tur 1973 mereka memecah rekor pengunjung dengan 56.800 fan di Tampa Stadium, Florida (melebihi konser The Beatles di Shea Stadium 1965). Tiga show di Madison Square Garden, New York di rekam untuk sebuah konser film yang dirilis beberapa tahun kemudian.

Tahun 1974, Led Zeppelin meluncurkan label pribadi yang bernama Swan Song, nama sebuah lagu yang tidak pernah mereka direkam (lagu tersebut dikemudian hari direkam dengan judul “Midnight Moonlight” dalam album pertama The Firm). Disamping mempromosikan album sendiri, Swan Song juga menangani band lain seperti Bad Company, Pretty Things, Maggie Bell, Detective, Dave Edmunds, Midnight Flyer, Sad Cafe dan Wildlife.

Tahun 1975, Swan Song merilis album-ganda pertama Led Zeppelin, Physical Graffiti. Dalam album-ganda ini, Led Zeppelin sekali lagi menunjukan keragaman yang menakjubkan dengan lagu kompleks “Ten Years Gone”, lagu akustik “Black Country Woman”, lagu hard rock “Trampled Under Foot” serta lagu bernuansa India-Arab “Kashmir”. Tidak lama setelah peluncuran Physical Graffiti, katalog enam album Led Zeppelin secara bersamaan berada dalam top 200 album chart. Band melakukan tur ke AS dan memecahkan rekor lagi. Pada saat itu, Led Zeppelin sudah menjadi band terbesar di dunia.

Kalau popularitas Led Zeppelin dalam album dan konser begitu mengesankan, kegilaan gaya hidup mereka dibelakang pentas juga menjadi legenda. Grup berkeliling dunia dengan jet pribadi yang disebut “The Starship”, menyewa banyak kamar dari hotel dan melakukan aktifitas kegilaaan rock seperti merusaki kamar hotel, melemparkan TV dari jendela, membawa motor dalam lobby, melakukan penyimpangan seksual serta pemakaian obat terlarang dan alkohol secara berlebihan. Beberapa orang yang pernah berhubungan dengan mereka saat itu menuliskan buku tentang pengalaman gila itu,sementara anggota band menolak mengakuinya.

Tahun 1976, band ambil cuti dari tur dan mulai menyuting segmen-segmen fantasi untuk film konser The Song Remains the Same. Selama cuti, Robert Plant dan istrinya Maureen mengalami kecelakaan mobil di Yunani. Plant terluka di kaki sedangkan Maureen terluka berat. Maureen diterbangkan ke London dan nyawanya terselamat setelah ditransfusi darah. Dalam kondisi yang tidak memungkinkan tur, band kembali ke studio untuk merekam album ketujuh, Presence. Presense menjadi platinum meskipun terdapat perubahan sound dengan jam gitar yang polos seperti terdengar dalam "Nobody’s Fault but Mine”, yang menggantikan aranjemen album lama yang kompleks. Keistimewaan Presence terdengar di “Achilles Last Stand” yang menampilkan bassline yang menggerakkan dan hentakan drum yang dahsyat, serta riff-riff melodius dan solo gitar Page yang memukau. Fans berbeda pendapat atas album ini, ada yang menyukai gaya yang lebih santai ini namun ada yang menyebutkan album dibuat asal jadi. Tahun 1976, Page mulai menggunakan heroin, suatu kebiasaan yang mempengaruhi penampilan dia dalam konser dan studio di kelak hari.

Akhir 1976, film konser The Song Remains the Same beserta soundtrack album-ganda diluncurkan. Film konser yang disyuting tahun 1973 ini merupakan satu-satunya dokumentasi live Led Zeppelin untuk 20 tahun kedepan. Ada beberapa lagu yang berbeda antara film dan soundtrack, dan soundtrack tidak dianggap sebagai album live hebat, meskipun merupakan satu-satunya album live resmi dari band hingga peluncuran BBC Sessions tahun 1997.

Tahun 1977, Led Zeppelin menjalankan tur besar-besaran ke AS lagi dan menjual habis 5 malam di kota-kota besar antara lain Chicago, Los Angeles dan New York. Dalam satu festival di Oakland, Robert Plant mendapatkan berita bahwa anaknya Karac meninggal akibat infeksi lambung. Tur berikutnya dibatalkan dan banyak yang menganggap kejadian tersebut merupakan kutukan terhadap Led Zeppelin akibat keterkaitan Jimmy Page pada dunia supernatural.

Musim panas 1978, grup kembali ke studio dan kali ini mereka menggunakan Swedish Polar Studio milik ABBA. Album yang baru direkam ini diberi judul In Through the Out Door, yang menampilkan kehebatan drum John Bonham dalam lagu “Carouselambra” dan “Fool in the Rain.” Album juga menampilkan lagu tribut ke anak Robert Plant “All My Love”. Setelah satu dekade membuat album dan tur, Led Zeppelin telah berkembang menjadi dinosaurus. Saat itu, musik mainstream sudah mengarah ke disco dan fokus kritikus mengarah ke punk rock, tapi In Through the Out Door tetap mencapai posisi No. 1 dalam chart AS dan Inggris, berkat jumlah penggemar yang sangat besar.

Musim panas 1979, setelah dua show pemanasan di Copenhagen, Led Zeppelin dipesan sebagai band headline di Knebworth Festival di Inggris bulan Agustus. Hampir 400.000 fans menyaksikan kembalinya Led Zeppelin dan dengan terbitnya In Through the Out Door, mereka siap untuk tur lagi. Band merencanakan tur singkat ke Eropa sebelum tur panjang ke Amerika.

Akan tetapi, tur 1980 Amerika tidak pernah direalisasikan. Pada 25 September 1980, tidak lama sebelum tur dimulai, drummer John Bonham meninggal akibat penyumbatan saluran napas dari muntahan sendiri akibat konsumsi alkohol yang berlebihan. Selama dua bulan berikutnya, sisa anggota band mempertimbangkan apakah akan meneruskan tur dengan drummer pengganti. Namun setelah pertimbangan yang matang, Led Zeppelin memutuskan tidak akan eksis lagi tanpa John Bonham. Pada Desember 1980, band resmi dibubarkan.

Dua tahun setelah kematian Bonham, band rilis Coda, sebuah koleksi out-take dari sessi rekaman sebelumnya.

- Peter Soemarko

Discography

Album

1969 Led Zeppelin
1969 Led Zeppelin II
1970 Led Zeppelin III
1971 Led Zeppelin IV
1973 Houses of the Holy
1975 Physical Graffiti
1976 The Song Remains the Same (Live)
1976 Presence
1979 In Through the Out Door
1982 Coda

Single

1969 "Communication Breakdown"
1969 "Whole Lotta Love"
1970 "Immigrant Song"
1971 "Black Dog"
1972 "Rock and Roll"
1973 "Over The Hills And Far Away"
1973 "D'yer Mak'er"
1975 "Trampled Under Foot"
1976 "Candy Store Rock"
1979 "Fool In The Rain"

0 komentar:

Posting Komentar

 

Community

Internet Sehat
Music Blogs - Blog Rankings
Watch favourite links
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
blog yang membahas tentang segala aspek di dunia musik !!!
Sonic Run: Internet Search Engine
Submit Free to ExactSeek
Amfibi Web Search & Directory

Dibuang Sayang..

Tips for New bloggers
Powered by Mysiterank
Counter Powered by  Freshcounter.com
powered by Freshcounter.com
Music Blogs
Music Blogs - Blog Rankings
Search Engine Optimization and SEO Tools
Music

wibiya widget


Masukkan Code ini K1-43DA4Y-F
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Counter

free counters
My Galery :