Pengunjung ke:

myspace hit counter

Translate

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Sharing yuck . . .

Share |

Minggu, 31 Januari 2010

What the heck is Emo? (Emo, Emo dan Emo part2)


awake and aware!
awake and aware!
Artikel ini adalah bagian kedua dari artikel sebelumnya mengenai genre musik Emo. Pada bagian pertama saya telah menceritakan pengalaman awal saya saat mengenal musik dan istilah Emo.
Kali ini saya akan mengulas lebih dalam tentang  Emo. Diambil dari beberapa sumber, istilah Emo muncul pertama kali pada era 80-an. Ada yang mengatakan bahwa Rites of Spring, sebuah band yang berasal dari Washington DC, adalah founding father genre ini .Tapi ada juga yang mengatakan bahwa Husker Du dengan albumnya yang berjudul Zen Arcade adalah pioner asli Emo karena lebih dahulu muncul ketimbang Rites of Spring. Kalu menurut saya, Rites of Spring lah yang bisa disebut sebagai pioner term Emo, Lohh kok? Jadi alasannya karena pada saat konser, crowd yang ada di depan stage sempat menjuluki mereka “you’re emo!” . Lagian, sebuah album nggak bisa mengawali berdirinya sebuah genre kan? Yang bisa mengawali sebuah genre adalah band, betul, betul?
Kemudian Emo berkembang, dan muncullah band lain yang bernama Moss Icon. Album Moss Icon yang berjudul, Lyburnum dianggap sebagai album Emo terbaik sepanjang sejarah per-emo-an. Beberapa band-band lain setelah kemunculan Moss Icon adalah Embrace (bukan Embrace yang dari Inggris ) ,The Hated, Union of Uranus, Indian Summer, Void dan Faith.
Lalu apa arti kata Emo itu sendiri? Emo adalah singkatan dari Emotive Hardcore. Kenapa Emotive Hardcore kok nggak Emotional Hardcore saja? Well, kalau dibilang Emotional (emosional) berarti Emo cuma sebuah singkatan donk. Semua lagu kan mengandung unsur emosional kan? Kalau Emo cuma berarti emosional berarti lagu-lagu pop, R&B, dangdut, metal bisa dibilang emo dong? Haha, konyol banget. Lirik dari genre Emo pada umumnya mengandung unsur emosional seseorang yang dalam  mengenai perlawanan terhadap suatu ketidakadilan bukan tentang rengekan depresi karena putus cinta atau ditinggal mati oleh orang terdekat. Makanya kebanyakan instrumen yang dipakai umumnya terdengar brutal dan keras. alias punya hardcore ethic. Jadi saudara-saudara, buang anggapan kalian mengenai term Emo yang salah. Emo bukan berarti menanggapi sesuatu secara emosional. Emo bukan sebuah gaya hidup tragis yang membolehkan seseorang untuk bunuh diri, mengasihani diri sendiri secara berlebihan, menyilet tangan atau menangis seharian karena sebuah masalah. Emo juga bukan dandanan dengan poni menjuntai gaya scene seperti personel Bring Me the Horizon atau Blessthefall, atau bahkan rambut belah pinggir, yang dipadukan dengan skinny, t-shirt band, eyeliner dan converse. Emo is not fashion guys! Emo is not Scene Style or Fashioncore! Ingat yaaa!
Berikut ini adalah list-list band Emo :
  • 1905
  • A Case Of Grenada
  • Amanda Woodward
  • Ampere
  • Angel Hair
  • Antioch Arrow
  • Arse Moreira
  • Assfactor 4
  • Aussit’t Mort
  • Balaclava
  • Baron Noir
  • Blacken the Skies
  • Boa Narrow
  • Born Dead Icons
  • Breather Resist
  • Bucket Full of Teeth
  • Burnman
  • Calvary
  • Circle Takes the Square
  • City of Caterpillar
  • Clikatat Ikatowi
  • Cobra Kai
  • Conation
  • Corn On Macabre
  • Cost of An Arm
  • Cowboys Became Folk Heroes
  • Creation is Crucifixion
  • Crestfallen
  • Current
  • Daitro
  • Danse Macabre
  • Dear Diary I Seem To Be Dead
  • Die, Emperor Die!
  • Dispensing Of False Halos
  • Efra
  • Embrace
  • Emo Summer
  • Enoch Ardon
  • Envy
  • Evergreen
  • Flashbulb Memory
  • Former Members of Alfonsin
  • Funeral Diner
  • Get Fucked
  • Gospel
  • Harriet the Spy
  • Heroin
  • Hot Cross
  • Hugs
  • I Hate Myself
  • Indian Summer
  • I Wrote Haikus About Cannibalism In Your Yearbook
  • I Would Set Myself on Fire for You
  • I, Robot
  • Index for Potential Suicide
  • Joan Of Arc
  • Joshua Fit for Battle
  • Kakistocracy
  • The Khayembii Communique
  • Kobayashi
  • The Kodan Armada
  • La Quiete
  • Lee Marvin Computer Arm
  • Life at These Speeds
  • Light the Fuse and Run
  • Louise Cyphre
  • Love Like… Electrocution
  • Love Lost But Not Forgotten
  • Make Me
  • Malady
  • Mannequin
  • Mary Reilly
  • Mass Movement of the Moth
  • Mayans
  • Maxamillian Colby
  • Memento Mori
  • Moss Icon
  • Neil Perry
  • Off Minor
  • Orchid
  • Palatka
  • Pg.99
  • Phoenix Bodies
  • Please Inform the Captain This is a Hijack
  • Plunger
  • Policy of Three
  • Portrait
  • Portraits of Past
  • Pretty Faces
  • Raein
  • Rites of Spring
  • Ruhaeda
  • Saetia
  • Sakita Sarra
  • Shikari
  • Shotmaker
  • Sinkthefucker
  • Sl’s3
  • Sophora
  • Stop It!
  • Suis la Lune
  • Systral
  • Tafkata
  • Takaru
  • Ten Grand/The Vidablue
  • The Apoplexy Twist Orchestra
  • The Avenging Disco Godfathers of Soul
  • The Disease
  • The Holy Shroud
  • The Infarto, Scheisse!
  • The Spirit Of Versailles
  • The State Secedes
  • To Dreamo of Autumn
  • Towers
  • Transistor Transistor
  • Turn Around Norman
  • Twelve Hour Turn
  • Uranus
  • Usurp Synapse
  • We Fly Our Kites at Night
  • Whenallelsefails
  • Wolves
  • Wow, Owls!
  • Yage
  • Yaphet Kotto
  • You and I
  • Zegota
Band-band di atas mungkin sangat asing bagi kita sekalian yang telah dibutakan oleh term Emo yang ada sekarang (saya akui, sebagian band  dari list di atas belum pernah saya dengarkan lagunya hehe…) . Mengapa? Karena mereka bukan band-band mainstream dengan dandanan fashioncore dan lirik-lirik cengeng. Ingat, Emo lahir dari hardcore dan hardcore lahir dari genre musik anti mainstream, Punk. Jadi nggak heran kalau Emo juga menganut filosofi DIY (Do It Yourself) dan memilih indie label sebagi tempat berekspresi mereka.
Dan band-band seperti:
  • A Static Lullaby
  • AFI
  • Aiden
  • …And you Will Know us by the Trail of the Dead
  • Alexisonfire
  • Alesana
  • At the Drive-In
  • Atreyu
  • 30 seconds to Mars
  • Bleed the Dream
  • Blessthefall
  • Blood Brothers
  • Brand New
  • Bring Me the Horizon
  • Chiodos
  • Cursive
  • Dashboard Confessional
  • Death cab for Cutie
  • Emery
  • Fall Out Boy
  • Finch
  • Flyleaf
  • From Autumn to Ashes
  • From First to Last
  • Funeral for a Friend
  • Hawthorne Heights
  • Hell is for Heroes
  • Hellogoodbye
  • Jimmy Eat World
  • Juliana Theory
  • Kill Hannah
  • Mae
  • Matchbook Romance
  • mewithoutyou
  • My Chemical Romance (hahhh?? Emo dari mana ??)
  • New Found Glory
  • Norma Jean
  • Panic at the Disco
  • Paramore
  • Promise Ring
  • Reliant K
  • Saosin
  • Saves the Day
  • Secondhand Serenade
  • Sense Field
  • Senses Fail
  • Silverstein
  • Simple Plan
  • Sparta
  • Spitafield
  • Story of the Year
  • Sunny Day Real Estate (bahkan band ini  yang dipernahsebut-sebut pioner Emo gelombang kedua )
  • Taking Back Sunday
  • The Get-Up Kids
  • The Mars Volta
  • The Postal Service
  • The Starting Line
  • The Used ( saya masih suka denger lagu mereka , hehe)
  • Thrice
  • Thursday
  • Yellowcard
  • Dan hampir semua band yang ikut dalam Warped Tour!

MEREKA BUKAN BAND EMO !!!!!!!!!!!

Kesimpulannya, tolong ubah paradigma anda sekalian mengenai Emo selama ini. Seperti yang telah saya katakan di atas, Emo bukan sekedar gaya hidup atau fashion sesaat. Emo juga bukan kumpulan dari orang-orang cengeng yang selalu menulis lirik tentang patah hati (hehe…kayak lagu dangdut ajahh tu) dan bukan kumpulan dari kaum gay, lesbi atau bisexual ( ya ampunn…. :/ )
Jangan sekali-sekali menyamakan emo dengan fashion. Pengalaman saya  tentang hal ini adalah ketika beberapa teman saya sempat tidak percaya pada selera musik saya hanya karena penampilan luar . “Lohh, kamu kan suka denger yang Emo-Emo? Kok nggak dandan kaya ‘anak emo’ siy?” tanya teman saya.
Haha, memang selera musik kadang-kadang tidak bisa ditebak dari penampilan luar. Anda tidak bisa menyebut anak-anak  kuliahan dengan skinny, t-shirt dan potongan rambut ala  Oliver Sykes sebagai ‘Emo”. Contoh yang paling gampang adalah saat anda melihat penampilan Kangen Band (prett!!) dan Radja (gubrakk!!) dengan poni menjuntai dan skinny. Apakah anda juga berani menyebut mereka Emo? Nggak kan? Yang ada malah anda yang diketawain. Emo adalah sebuah sub-genre musik. Nggak lebih! Saya pernah melakukan survey kepada teman-teman saya tentang arti Emo dan kebanyakan dari mereka cuma tahu Emo sebatas fashion, komunitas dan gaya hidup. Padahal semua itu salah besar! Nggak ada istilah “emo kid”, “emogirl”,”emo boy”, “emo love”, “emo sucide”, “emocore”, “emogoth”, “emocoustic” dan “emo blablabla” lainnya.  Istilah-istilah tadi hanyalah sebuah pembodohan dari pihak-pihak yang tidak tahu apa-apa soal Emo. Emo hanyalah sebuah genre musik yang mempunyai hardcore ethic. Punk then Hardcore then Emo. Jelas ?
Lalu bagaimana dengan Screamo? Apakah genre ini lahir dari Emo? jawabnya, Ya. Screamo adalah satu-satunya sub kategori dari Emo. Pada dasarnya Emo dan Screamo sama-sama mempunyai unsur catharsis (menyenangkan para pendengar) dan masih mempunyai Hardcore Ethic. Namun bila dilihat dari segi sound nya, Screamo terdengar lebih chaotic dan banyak scream nya. Lirik dari Screamo dan Emo banyak  bercerita soal kemarahan dan kadang-kadang soal cinta (tapi nggak cengeng).
So, setelah anda sekalian membaca tulisan singkat saya ini, saya harap paradigma anda mengenai  Emo selama ini dapat diubah. Stop False Emo sekarang juga! Saya kadang-kadang miris melihat teman-teman (anak-anak muda) di Indonesia yang bisanya hanya ikut-ikutan trend tanpa tahu apa arti sebenarnya di balik trend itu. Jadi sebelum anda terjebak oleh arus trend itu (dalam hal ini, musik) maka anda sebaiknya mempelajari dan memahaminya  lebih dulu.
Keep Brilliant!



0 komentar:

Posting Komentar

 

Community

Internet Sehat
Music Blogs - Blog Rankings
Watch favourite links
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
blog yang membahas tentang segala aspek di dunia musik !!!
Sonic Run: Internet Search Engine
Submit Free to ExactSeek
Amfibi Web Search & Directory

Dibuang Sayang..

Tips for New bloggers
Powered by Mysiterank
Counter Powered by  Freshcounter.com
powered by Freshcounter.com
Music Blogs
Music Blogs - Blog Rankings
Search Engine Optimization and SEO Tools
Music

wibiya widget


Masukkan Code ini K1-43DA4Y-F
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Counter

free counters
My Galery :